Tafakur

Tafakur di galaksi luhur, menyuruhku membandingkan diri dengan galaksi mega,

yang tampak hanya sebuah atom diantara belukar raksasa.

Haruskah ada terbersit kesombongan,

mengaku diri besar dihadapan makhluk yang lain tatkala kelemahan ditampakkan.

Usah merasa diri terlalu tinggi karena masih banyak makhluk yang jau lebih kuat merasa lemah.

Aku tak berdaya, kepergianmu…tak mengapa mungkin itu

yang terbaik buat mu, kuterpekur diantara tafakur,

membalut diri diatas sepi, memberikan diriĀ  pada yang ada

hanya ini yang ku punya tiada lagi yang ada semua kembali yang awal.

Hanya diri tak lagi kuasa memandang hasrat dalam mimpi

tak lagi ada kuasa kecuali harap pada yang Kuasa

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s