Drill Mud Contamination Testing

Reservoir Production Evaluation by Gas Chromatography Testing

Sulit, walau beberapa Laboratory service sudah mengumumkan beberapa tahun belakangan mampu melakukannya, jika 2 tahun lalu kita search di Google hanya ada Schlumberger sekarang mulai ada Intertek.

Kontaminasi ini terjadi pada saat kita melakukan sampling di bawah permukaan, BHS (bottom Hole Sampling). Alat BHS diturunkan bijaksananya adalah pada saat clean up well sudah selesai sehingga fluida yang mengalir adalah fluida reservoir yang sudah bersih bukan lagi masih tercampur dengan drill mud, teteapi bisa saja karena sesuatu dan lain hal, drill mud yang masih ada ikut terambil pada saat sampling “BHS” dilaksanakan.

Kontaminasi ini terlihat manakala di analysis oleh GC, patern chromatogram yang dihasilkan oleh sample memiliki kelainan, ada kenaikan yang cukup signifikan pada wilayah C10 sampai C20. Kondisi ini dikarenakan sample terkontaminasi drill mud yang memang memiliki hidrokarbon berat.

Analisis kualitatif menunjukkan hal (kontaminasi) ini memang terjadi. Analisis kualitatif dilakukan dengan membandingkan/overlay sample yang telah tercemar dengan drill mud yang telah digunakan.

Drill mud oil base memiliki 2 komposisi utama yaitu mud (solid) dan oil (liquid), memisahkan solid bisa dilakukan dengan “sentrifuge” atau di “settling”, tetapi oil (liquid) nya sudah menyatu dengan sample tidak bisa dipisahkan kembali, sehingga yang bisa dilakukan adalah hanya mengukur derajat kontaminasi dalam skala % (degree of contamination by oil based mud)

Melakukannya pun tidak mudah sample yang terkontaminasi harus dibandingkan dengan drill mud, kemudian internal standard yang tersedia, membuat simulasi derajat kecemaran, pun demikian perlu kiranya diskusi dengan teman-teman yang ada di lokasi pengeboran dari well testing melihat hasil-hasil dari alat yang ada hasil API sample, kondisi running BHS, air formasi pada saat sampling dll , sehingga hasil yang dihasilkan merupakan hasil yang relatif lebih akurat, wallahualam.

nb: Melalui tulisan ini semoga ada pencerahan dari rekan-rekan di luar yang menghadapi problem yang sama

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s