Bingung Sama Poster

poster-1
Sudah 3 (tiga) minggu ini, aku dibuat terbingung-bingung dan terbengong-bengong melihat pohon-pohon, tiang listrik, apapun yang ada benda yang berdiri tegak di pinggir jalan kini semua berwarna-warni dan bergambar foto dengan berbagai gaya dengan bentuk tulisan yang mirip-mirip dan sebelas dua belas atau beti alias beda tipis antara satu dengan yang lain.

Foto dan tulisan yang bermakna sama untuk memilih orang yang ada fotonya di poster tersebut.Kisah lain adalah, mereka mengatakan di foto tersebut adalah calon legislatif untuk wilayah dimana gua tinggal, tetapi kenapa gak pernah sekalipun sayup sayup terdengar, atau hingar bingar terdengar ada seorang caleg yang mau berkunjung, berkenalan, mau cuci mata, mau liat-liat di daerah pemilihan nya …prasangka gua sih mungkin belum saatnya tuh orang-orang yang ada di poto itu turun gunung.

Prasangka diatas tuh prasangka baik, prasangka jeleknya adalah, emang kita-kita mau apa milih poto-poto tersebut. Maling aja kalo di dandanin di pake in jas, di rapihin di salon, di bedakin juga kinclong. Artinya poto-poto itu cuman sebuah rayuan yang di modernisasi, kemampuan orang-orang yang ada di poto itu sama sekali gak jelas, sekali lagi gak jelas. Ir.H.Riweuh, MM.MBA.MT, emang sih titelna dari ujung ke ujung udah nunjukin kalo sekolahnya banyak, kata orang sih pinter, tapi ya gak tau juga berapa IP (indeks prestasi) nya .

Kitorang gak makan titel bung, mas, bapak, ibu, sodara

Saya mengusulkan kepada mereka yang punya poster baik dari sticker yang kecil sampai ke poster yang segede “gaban”….gaban gede yach? gede x , niatnya menjadi caleg pasti ingin membangun Indonesia yang lebih baik, iya kan? Nah kalo nianya membagun Indonesia maka pasti tau dong Indonesia itu bagaimana? masyarakat Indonesia seperti apa? Pekerjaan Masyarakat Indonesia mayoritas apa? dan lain lain dech.

Untuk itu, coba lah berinteraksi dengan mereka sesuai dengan daerah pemilihan (DAPIL) bapak-bapak dan Ibu-ibu, mencoba untuk mengetahui apa yang mereka butuhkan, pergilah kerumah-rumah mereka untuk mengetahui bagaimana keadaan mereka, dari 100 ribu pemilih cobain aja datengin 100 orang….mendengarkan apa suara mereka, jangan berjanji, cuma mendengarkan, kami udah boseeen dech pak dengan janji, jadi sekarang nee cobain aja tuk ngedengerin suara-suara kita… ini…bagaimana…bapak, ibu, sodara..?

Mungkin permintaan saya terlalu berlebihan ya?…kalo kata saya nggak, kenapa karena saya gak tau kenapa saya harus milih bapak, ibu, sodara, apa dengan modal poster trus kita-kita yang milih yakin..gak janji deeeh.Kita cuma pingin kita memilih mereka yang bertanggung jawab dengan daerah kita, kita juga tau kok, mereka yang duduk di parlemen tu bukan superman, tapi minimal pemilih yakin yang kita pilih adalah mereka yang memiliki sedikit niat dan agenda membangun daerahnya bukan cuman nampang jadi anggota dewan….Gak berlebihan kan permintaan saya?

Kepada para pemilih…mari memilih dengan tanggung jawab bukan asal contreng, dan kepada yang GOLPUT silakan saja, tapi menurut saya gak akan membantu…selamat memilih kepada pemilih…..

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s