Amerika pun Memilih Obama

 

 

Obama

Obama

 

 

 

Ini lah yang terpampang di halaman muka Yahoo, pada hari ini pk.14.00 wib. Change has come to America….tidak hanya Yahoo tetapi demikian juga yang tertulis di website CNN. Detik.com mengatakan bahwa , “Obama Menang, Warga Kulit Hitam AS Menangis Haru dan Tertawa
Tangis haru, tawa bahagia dan pelukan hangat. Begitu suasana yang terlihat dalam perayaan kemenangan Barack Obama di kalangan warga kulit hitam Amerika.”

 Kegembiraan warga kulit hitam

 

 Foto diatas dari AP foto yang di pajang di website www.cnn.com.

Mereka layak bergembira, karena Obama adalah Presiden Amerika pertama dari keturunan Afro-America. Bu Oprah, sang presenter terkenal se jagad pun berkomentar “America did the right thing”

 

Pemilihan kali ini memang tidak biasa, tidak biasa karena yang bertarung berasal dari dua ras yang berbeda, tidak biasa karena orang tua melawan generasi muda yang notabene baru saja berkiprah di dunia politik, tidak biasa karena diyakini pada pemilu kali ini prosentase pemilih meningkat tajam. Sistem  pemilu Amerika sendiri yang terbiasa dengan jumlah pemilih 50-70% pemilih dibuat kewalahan. Doug Chapin, Direktur Electiononline.org, sempat cemas melihat antusiasme masyarakat amerika mendatangi TPS-TPS.”Kalau Cuma 10 orang yang antri sih gak masalah, tetapi bagaimana kalau 100 orang?, tutur nya. Sekarang ini prosentasenya sampai 80% bahkan mendekati 100%.

 

Bagaimana tanggapan dunia atas kemenangan ini, kita gak perlu repot mengunjungi setiap Negara, tetapi mari kita lihat wajah bursa dunia.

Gambar dibawah ini, saya edit pada jam 14.45 wib dari yahoo finance

 Pergerakan bursa Amerika, Eropa dan Asia

 

 

Pasar bursa dunia, US, Europe dan Asia semua menunjukkan kondisi positif, Dunia sepertinya memang menginginkan perubahan sebagaimana warga Negara amerika sendiri.

 

Bradley effect tampaknya telah kehilangan efeknya, alias tidak berfungsi pada saat ini. Bradley efek diambil dari nama seorang kandidat presiden kulit hitam yang pada saat kampanye sebagaimana halnya Obama, selalu memimpin setiap pooling, akan tetapi Bradley kalah pada saat pemilihan. Pointnya adalah masyarakat kulit putih amerika belum siap secara mental untuk memilih presiden dari kulit berwarna. Pada saat pooling mereka mendukung, tetapi pada saat mereka masuk di TPS, merekapun meragu untuk memilih. Walaupun Ras, bukan lagi menjadi sebuah masalah, tetapi mental berfikir masyarakat kulit putih masih terbelah. Saat ini ternyata mereka menjadi lebih dewasa, kemenangan Obama adalah kemenangan manusia yang dilahirkan memiliki derajat yang sama.

 

Saya termasuk orang yang pesimis tetapi juga berharap Obama menang, saya pesimis, rakyat Amerika mau memilih presiden kulit hitam dan belum memiliki track record seorang negarawan, baru sebentar menjadi politisi. Presiden kulit hitam amerika baru terbukti ada di novel dan film, tetapi belum di dunia nyata.

 

Saya pesimis karena di amerika-lah gudang nya double standard (standar ganda), saya tidak yakin Obama mampu meyakinkan mereka yang berkulit putih, tetapi Obama cerdik dia memainkan kartu nya dengan sangat baik, saya yakin kartu yang dimiliki McCain pun tidak kalah bagusnya, tetapi Obama lebih cerdik dalam memainkan semua kartunya sehingga kartu truf pun dia yang mengendalikan, berbagai isu dimainkannya dengan baik sedikit sekali terlihat blunder, berbeda dengan McCain yang kerap menganggap ringan lawan. Isu Ekonomi, hasil ulah Bush juga mengangkat Obama sekaligus menghantam kubu McCain, dan yang sangat penting Obama berhasil meyakinkan kubu Lobby Yahudi di Amerika, untuk mendukungnya, hal itulah salah satu item yang saya optimis bahwa Obama bisa menang. Politisi di Amerika tidak boleh menganggap remeh organisasi lobby yahudi, organisasi tersebut telah merasuk ke berbagai tingkat sampai pada batasan yang tidak wajar. Jika anda telah membaca buku terbitan Mizan yang di indonesiakan dengan Judul “Mereka Berani Berbicara”, maka anda akan memahami kondisi tersebut.

 

Momen sekaligus timing, Obama memegang semuanya. Momentum kebosanan masyarakat dengan gaya pemerintahan Bush yang bak cowboy tanpa aturan yang seperti hendak menelikung dunia, padahal kondisi ekonomi dalam negeri sedang morat marit telah dimanfaatkan dengan bagus oleh Obama. Timing, yang tepat saat bencana ekonomi menerpa wajah amerika, Obama hadir seakan sebagai jawaban dari pertanyaan masyarakat. Obama yang memiliki latar belakang warga Negara yang harus bekerja keras untuk mendapatkan impiannya telah berhasil menggusur McCain yang berasal dari status ekonomi dan social yang lebih tinggi. Masyarakat amerika mungkin menilai, Obama lebih bisa memahami perasaan warga kelas bawah dibandingkan McCain.

 

Apakah Akan berubah? Saya gak yakin akan ada perubahan yang sangat signifikan, kalaupu toh ada paling banyak adalah perbaikan di dalam negeri mereka. Kebijakan luar negeri mereka saya fikir gak akan terlalu berubah. Mereka akan main aman, sementara memperbaiki perekonomian merekan yang gonjang ganjing. Kebijakan terhadap palestina gak akan berubah, kebijakan dengan Iran mungkin agak melunak, Kebijakan terhadap irak, kemungkinan juga gak terlalu berubah hebat. Kebijakan terhadap Indonesia? Emang mau di apain Indonesia? Gak ngaruh lah.

 

Demikian tanggapan saya tentang Pemilu di Amerika Serikat. Maaf Pak Obama saya gak ngirimkan ucapan selamat, karena buat apa? Gak ngaruh ke saya dan Negara saya, tapi kalo Presiden saya mau ngucapain selamat ya terserah aja, sebagai sesame presiden mungkin aja gak enak kalo gak ngucapin selamet. Jujur saya senang melihat anda Menang, saya tidak suka dengan McCain yang didukung Bush, yang tingkah polahnya seperti orang yang paling bener aja sejagat, saya khawatir setali tiga uang aja antara Mc Cain dan Bush.

 

Pesan saya, jadilah presiden yang baik buat rakyat anda, mereka telah memilih anda berarti mereka percaya anda dapat dipercaya untuk membantu mereka dalam kehidupan mereka. Jadilah Presiden yang melayani rakyat miskin, dan para konglomerat. Jangan jadi presiden yang hanya ingin dilayani bak Raja. Dekatilah rakyat dan ambil hati mereka dengan prilaku anda yang menjadi suri tauladan mereka. Akibat bencana ekonomi kemarin,  Negara anda belajar banyak kan? Tetapi saya yakin akibat bencana ekonomi itu Negara anda yang tadinya sebagai Negara yang sangat kaya hanya turun peringkat ke Negara yang lumayan kaya, maka bantulah Negara- Negara miskin dengan kekayaan anda, pengetahuan dan sumber-sumber daya yang mampu membantu Negara tersebut tanpa harus memikirkan apa yang saya dapat secara materiil. Cukup lah dengan kata Thank you dan senyum mereka yang telah anda Bantu.

 

Ok Pak Obama selamat berjuang…dunia menanti amerika yang lebih adil.

One comment on “Amerika pun Memilih Obama

  1. semoga obama membawa banyak perubahan besar pada dunia..

    harapan warga dunia yang ingin kedamaian dan keadilan..seperti anda juga mas/mbak easy

    salam kenal

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s